20
06
2008
Aku mensyukuri ada yang namanya kewajiban. Suatu hal yang menuntut tanggungjawab kita, termasuk update blog ini.
Untukku ini sebuah kewajiban, atau setidaknya aku tempatkan ini sebagai sebuah kewajiban. Tidak ada yang memaksaku untuk itu. Aku hanya menjadikannya pegangan agar tetap bisa berpikir lurus dan berjalan tegak.
Berbagi
Comments : 6 Comments »
Categories : Perenungan
20
06
2008
Mau posting satu lagu lagi, ntar dapat hadiah piring dari Iway. Katanya, dia punya piring khusus untuk itu, gambar dirinya sedang telanjang. Dhuh! jadi mikir dua kali: diposting atau tidak…
Iya, kalau pose telanjangnya membuatku bergairah, kalau malah cuma bikin ilfil? Blaahhh…
Hm, musti posting apa ya?
Berbagi
Comments : 7 Comments »
Categories : Perenungan
18
06
2008
Rasanya, hanya Agnes Monica yang bisa menyanyikan lagu ini dengan begitu ekspresif. Andai aku bisa menyanyi.
Tertutup sudah pintu, pintu hatiku
Yang pernah dibuka waktu hanya untukmu
Kini kau pergi dari hidupku
Ku harus relakanmu walau aku tak mau
Berjuta warna pelangi di dalam hati
Sejenak luluh terhening menjauh pergi
Tak ada lagi cahaya suci
Semua nada beranjak aku terdiam sepi
Dengarlah matahariku suara tangisanku
Ku bersedih karena panah cinta menusuk jantungku
Ucapkan matahariku puisi tentang hidupku
Tentangku yang tak mampu menaklukkan waktu
Berbagi
Comments : 3 Comments »
Categories : Bayang-bayang
16
06
2008
Lagu d’Masiv ini kok pas buat yang patah hati, diacuhkan, gak disamperin, etc… etc… anyone?
Kau membuat ku berantakan
Kau membuat ku tak karuan
Kau membuat ku tak berdaya
Kau menolakku acuhkan diriku
Bagaimana caranya untuk
Meruntuhkan kerasnya hatimu
Ku sadari ku tak sempurna
Ku tak seperti yang kau inginkan
[Reff]
Kau hancurkan aku dengan sikapmu
Tak sadarkah kau telah menyakitiku
Lelah hati ini meyakinkanmu
Cinta ini membunuhku
Bagaimana caranya untuk
Meruntuhkan kerasnya hatimu
Ku sadari ku tak sempurna
Ku tak seperti yang kau inginkan
Back to Reff
Lelah hati ini meyakinkanmu
Cinta ini membunuhku
Berbagi
Comments : 4 Comments »
Categories : Bayang-bayang
15
06
2008
Semprul…!
Eits, jangan ngamuk dulu. Aku tidak misuhi kalian. Aku, mlandhing, sedang merutuki diriku sendiri.
Gombal mukiyo, ora tata blass.
Waktu lalu Latree datang ke jakarta, kopdar sama simbok dan iway, harusnya aku bisa ikut, tapi ternyata tidak. Pengaturan waktunya yang tidak sesuai.
Sore ini tadi juga, harusnya bisa kopdar sama Khay dan kawan-kawan, batal juga. Padahal sudah sempat kontak-kontakan, janjian segala. Gagal. Lagi-lagi gara-gara kerjaan yang belum selesai.
Keki. Barangkali mlandhing ini memang tidak bakat kopdar sama sekali… semprul tenan… *sigh*
Berbagi
Comments : 10 Comments »
Categories : Perenungan
Recent Comments