Untuk Tambatan Hati

24 07 2008

tak perlu kau bodohkan dia…
ia pasti menyadari kebodohannya sendiri…
semoga ia tabah…
semangatilah hidupnya…

aku…
akan berdoa setiap malam…
untuknya… untukmu… untuk kalian…



Seminggu Tidak Beredar

23 07 2008

Guys, sori.

Seminggu, mlandhing menghilang dari peradaban. Gila, file yang belum dibaca di reader bejibun, hampir 200 file! Padahal kalau dilihat url yang dikoleksi disitu tak lebih dari 15 buah. Satu sisi senang juga, itu berarti teman-teman cukup produktif update blog-nya. Susahnya, musti baca satu persatu euy…!

Gpp lah. Aku baca saja, satu demi satu, ntar kan selesai juga. Sabar ya… nanti pasti sampai juga ke blog kalian kok.



Titian

15 07 2008

gunakanlah sajadah itu….
meski hanya untuk satu kali sholat…

peluklah abaya itu dalam tidurmu…
meski hanya untuk satu kali malam…

akan aku bangun titian dari keduanya
agar kau tetap dapat menemukanku saat tersesat



Waaaa, Hilang Sebelah!

14 07 2008

Hihihi… ini benar-benar lucu… tragis tepatnya.

Mosok, mlandhing kehilangan satu pintu pagar. Tengah hari bolong juga hilangnya! Busyet!

Serius. Siang menjelang sore, bontot tiba-tiba telepon, “Bu, tak bilangin ya. Pagar kita hilang sebelah!”

Bengong aku. Kok bisa! Lha wong nyolong saja kok pagar. Emang terbuat dari besi sih, jadi mungkin bisa dijual kiloan gituh. Cuma, kok ya tega-teganya, gitu lho.

Aih, atau jangan-jangan di rumahku memang sudah tak ada barang lain yang bisa dicuri ya, jadi tak ada rotan, pagar pun jadi… :D

Btw, tadi secepat sampai rumah, itupun setelah nyariin keperluan bontot buat MOS hari kedua, aku lapor RT deh.

Bapak-bapak di kompleks sini lumayan care. Tanpa dilaporin mereka bahkan sudah ngumpul di depan rumah, sudah mengirimkan telik sandi ke sisi atas kompleks. Maklum, ada yang sempat melihat 2 anak muda ‘nyangking’ pagar itu. Jadi deh, ditelisik. Ya, semoga ketemu lah.

Buat mas maling: tolong dikembaliin ya pagarku itu… mosok mau kalian biarkan rumahku telanjang tah? Kalau mau, ntar aku kasih fotonya saja deh, biar bisa kalian pandangi berlama-lama. Pls…



Riweh MOS

13 07 2008

Bontot senin besok ini mulai masuk ‘SMP’. Sejak kemarin sudah ada pengarahan dari sekolah kalau 3 hari ke depan bakalan masuk dan wajib mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS). Beberapa barang musti disiapkan:

1. Bantal Isi Cokelat
2. Air Gunung
3. Pasir berjerawat
4. Buah Rasa Frutang
5. Permen Jorok

Nah, puyeng kan apa itu?

Aku serahkan dia untuk kasak-kusuk mencari tahu apa saja yang dimaksudkan dengan barang-barang itu. Di kepala ini sudah ada dugaan bahwa itu semua makanan: mau air, mau bantal, mau yang jorok, pasti semua makanan. Dan benar saja.

Ingin tahu apa saja itu semua?

1. Roti isi cokelat
2. Air minum kemasan
3. Beng-beng cokelat
4. Jeruk
5. Permen bentuk kaki

Ada-ada saja.

Serunya lagi, anak-anak kelas satu yang baru masuk selama 3 hari tidak boleh bawa tas kecuali tas dari kain bekas kantong terigu, dengan tali terbuat dari sumbu kompor. Simple? Sepertinya demikian. Tapi tahu gak, ternyata kantong terigu sekarang ini bukan dari kain. Ngubek-ubek pasar seharian, tidak ketemu!

“Bu, sudah 2 tahun ini terigu tidak pakai kain lagi, tapi pakai karung plastik.”

*gubrakkk!!!*






FireStats icon Powered by FireStats